PENILAIAN PERSEDIAAN

PENILAIAN PERSEDIAAN

Persediaan barang dagangan (merchandise inventory) merupakan salah investasi tersebar selain bangunan dan peralatan. Perbandingannya berskisar sekitar 55:45, bahkan 60:40 atau lebih.

Pengertian Penilaian Persediaan

Dengan asumsi bahwa pencatatan invetori sudah dilakukan sedemikian rupa dengan system yang baik pula, idealnya stok barang yang ada di system (secara buku) adalah harus sama dengan kondisi stok fisiknya. Apabila stok fisik untuk semua item  sama dengan kondisi stok secara sistem (administratif), gros margin teoritis akan sama dengan gros margin aktualnya.

Pada kenyataannya, kondisi ideal seperti tersebut dikatakan jarang sekalli terjadi, apalagi bagi umumnya grocery retailer, termasuk minimarket. Biasanya ada saja item-item barang yang mempunyai selisih stok yang di mungkinkan karena faktor kesalahan administrasi (human eror), pencurian, dan sebaigainya.

Tingkat selisih stok atau kehilangan (sbrinkage) biasanya baru dapat diketahui setelah dilakukannya perhitungan stock (stock taking) yang merupakan bagia/proses terpenting dari pengendalian invetori. Stock taking ini biasanya dilakukan secara periodik, pertahun, persemester, per kuartal atau bahkan perbulan. Kegiatan penghitungan stok fisik ini biasa dikatakan sebagai invetori besar atau massal.

Stock opname  merupakan bagian penting dari proses bisnis minimarket, bertujuan untuk mendapatkan nilai persediaan aktual pada akhir suatu periode, yang lebih lanjut akan menentukan posisi laba-rugi usaha. Stock opname juga dilakukan untuk menguji kesesuaian pencatatan administrasi dengan kenyataan stok fisik yang ada dan pertanggung jawaban terhadapselisih invetori. Oleh karena itu, kegiatan ini harus dipandang sebagai kegiatan ini harus dipandang sebagai kegiatan/ event besar dan penting.

Kegiatan stock opname merupakan tanggung jawab semua orang didalam organisasi atau intitusi bisnis dan bukan hanya satu atau dua orang tertentu saja. Bukan hanya tugas pramuniaga semata, juga bukan sekedar tugas kasir. Semua harus terlibat, baik langsung maupun tidak langsung dan karena sangat perlu diorganisasikan dengan baik. Perlu adanya stuktur dan  komando yang jelas agar dapat terrlaksana dengan baik, tertib, dan sistematis sehinggamendapatkan hasil yang akurat dan dapat di pertanggung jawabkan.

Tata cara detail pelaksanaan penilai persediaan (stock opname) dapat Anda lihat pada CD Lampiran.

Selanjutnya data hasi l stock opname, yaitu nilai stock akhir secara fisik yang diakui kan dimasukan kedalam laporan bulanan. Dalam pelaporan margin bulanan, stok akhir pada stok opname sebelumnya akan menjadi data stok awal pada pelaoran stok ini, begitu seterusnya. Dengan deminian, suatu kesalahan dalam penghitungan  akan berimbas pada dua periode pelaporan kuangan, bulan ini dan bulan berikutnya.